Thursday, August 27, 2020

Rolling at Moja Museum

 


Hi friends!

Kemarin saya dan dua orang teman, datang ke Moja Museum yang letaknya ada didalam Gelora Bung Karno, zona 8, pintu biru. Apakah itu Moja Museum? Jadi yang saya tau, Moja Museum ini merupakan tempat art & space yang lokasi nya suka berpindah-pindah. Biasanya Moja Museum ini berlangsung setiap tahun. Kalau tidak salah ini merupakan kedua kali nya yang pernah diadakan. Biasanya dalam satu kurun waktu, Moja Museum ini dibuka sekitar 3-4 bulan. Setelah itu akan ada lagi di tahun depan. 

Nah yang membuat Moja Museum menarik adalah, tersedianya beberapa instalasi untuk berfoto yang sangat Instagramable dan fasilitas tempat bermain sepatu roda (rink roller skate) dimana kita dapat sewa sepatu roda nya. Tiket masuk pada weekdays adalah Rp 110.000,- sementara saat weekends Rp 125.000,-. Dalam satu hari terdapat tiga slot waktu. Slot kesatu mulai jam 11.00 WIB-14.30 WIB, slot kedua jam 14.00 WIB-16.30 WIB dan slot ketiga jam 17.00 WIB-19.30 WIB. Jadi setiap slot mempunyai waktu 2,5 jam. Namun jika dalam 1 jam kita sudah bosan, tidak apa-apa kok jika mau keluar 😆

Monday, August 24, 2020

Menyusun Beberapa Cerita

 


Hai teman-teman!

Tidak terasa ternyata sudah satu bulan lebih saya tidak menulis blog. Alasannya kenapa? Hehe, sedang jenuh saja. Selain itu, saya sudah mulai masuk kantor lagi, meskipun tidak setiap hari. Namun entah kenapa sepertinya sedang tidak ada waktu untuk menulis blog. 

Lalu, bagaimana kabar kalian semua? Kalau saya? Jujur bosan sih, apalagi mendengar berita tentang Covid-19 yang tidak kunjung reda. Disisi lain masih tetap waspada, namun disisi lain agak kecewa juga dengan beberapa orang yang sangat menganggap enteng masalah Covid-19 ini. Hal kecil seperti memakai masker dan mencuci tangan saja, terkadang masih banyak orang yang tidak melakukannya. Mau sampai kapan coba seperti ini?

Kalau sudah seperti ini, ingin rasanya bisa memutar waktu ke kondisi masih belum ada Covid-19 ya, huhu. 

Oh ya, namun belakangan ini saya sedang menyusun beberapa cerita pendek, nih. Niat saya adalah ingin menerbitkan buku kedua saya. Namun kali ini bukan novel, melainkan kumpulan cerita pendek. Beberapa cerita pendek tersebut memang sudah saya tulis dari dulu. Namun beberapa yang lainnya, baru saja saya tulis sekitar satu bulan belakangan. Lumayan, sudah menghasilkan enam cerita pendek, hehe. Doakan ya bisa segera selesai, agar bisa langsung saya cetak. Ngomong-ngomong mengenai buku, kalau kalian ada yang ingin membaca atau membeli buku novel karangan saya yang berjudul "Mimpi Oriana", bisa cek disini ya : Google Play

Tidak banyak yang mau saya tulis, karena memang sedang tidak ada cerita. Membeli beberapa produk kecantikan juga masih belum, sehingga tidak ada yang bisa saya review produknya. 

By the way, sesekali saya juga suka upload video di Youtube Channel saya. Boleh kok kalau mau dilihat dan jika ingin subscribe 😀

Well, I think that's all for now folks!

Stay heatlhy, stay happy and be kind always ya 💓


Love,

Girl With An Attitude



Tuesday, July 7, 2020

Manusia di Zaman Kecerdasan Buatan

Manusia sudah dikendalikan oleh kecerdasan buatan?

Apa iya?


Nah, sebenarnya yang dimaksud dengan kecerdasan buatan itu sendiri apa? Yang dimaksud dengan kecerdasan buatan adalah kecerdasan yang dibuat oleh manusia yang dimasukan ke dalam sebuah sistem. Sehingga sebuah sistem tersebut dapat menjadi pemecah masalah dalam suatu hal. 

Saat ini memang sudah banyak sekali manusia yang mengelukan adanya kecerdasan buatan. Tidak pandang bulu. Bahkan anak kecil sekalipun, sudah mengerti menggunakan kecerdasan buatan. 

Apakah dengan begitu manusia menjadi ketergantungan dengan kecerdasan buatan? Pastinya iya, karena tidak bisa dipungkiri bahwa kecerdasan buatan sudah ada dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan belanja sayuran sekalipun, dapat dilakukan melalui kecerdasan buatan. 

Lantas apakah manusia sudah lupa dengan kehidupan sebelum adanya kecerdasan buatan? Bagi sebagian orang, terutama generasi yang sudah sepuh, kecerdasan buatan ini tidak terlalu berpengaruh dalam kehidupan mereka. Karena mungkin mereka sudah terlalu lelah untuk mencoba terlibat menggunakannya. 

Namun generasi sekarang, kecerdasan buatan, ya sudah menjadi sahabat mereka. Karena dapat menjadi pemecah masalah alias menjadi solusi jika ingin melakukan sesuatu. 

Dampaknya apa terhadap generasi sekarang ataupun generasi yang akan datang? Dampak buruknya adalah mereka menjadi terlalu intens dalam menggunakan kecerdasan buatan tersebut. Sehingga kehidupan mereka 'disetir' layaknya kerbau yang dicucuk hidungnya. Selain itu, generasi sekarang menjadi tidak menghargai hal-hal yang sudah terjadi di masa sebelumnya. Alias mereka menganggap hal-hal sebelumnya sudah sangat kuno dan tidak 'kekinian'. 

Namun dampak baiknya adalah, segala sesuatu menjadi lebih mudah, praktis dan fleksibel.

Nah, seperti apa kecerdasan buatan di 5 tahun mendatang? Kita lihat saja, apakah akan menjadi future crime atau justru tidak.

Thank you for reading!


Love,
Girl With An Attitude




*latihan tugas untuk kelas menulis Tempo Institute*

Weekend at The Mall

Hai guys!

Saya ingin bercerita mengenai weekend saya kemarin. Jadi untuk pertama kalinya, setelah 3 bulan tidak pergi ke Mall, akhirnya saya dan Krishna sempat mampir ke Pondok Indah Mall. Namun pastinya sesuai dengan protokol yang ada, yah. 

Haha, layaknya kuda yang lepas dari kandang, kami berdua merasa senang sekali. Dan untungnya saat itu kondisi Mall sangat sepi. Jadi kita tidak terlalu takut utuk berpapasan dengan beberapa orang. 

Saya mampir ke beberapa toko baju, untuk sekedar cuci mata dan melihat beberapa koleksi terbaru mereka. Ternyata banyak sekali beberapa produk yang sedang diskon, hehehe.

Dan tidak lupa kami makan siang di restoran sehat favorit kami berdua yaitu Burgreens. Berhubung saat itu saya tidak begitu lapar, maka saya hanya memesan Protein Peanut Butter Bowl. Sekalian bisa sebagai dessert sekaligus, hehe.