Wednesday, August 12, 2026

Slow Reader

Hai!

Belakangan ini aku merasa sedang menjadi slow reader banget, alias membaca bukunya cukup slow alias lama. Biasanya aku cukup cepat, loh. Maksimal sebulan, minimal bisa seminggu. But now? Huuuuh, selesain satu buku aja bisa sampai 2 bulan.

Sebenarnya aku memang lagi "memaksakan" diri banget untuk membaca beberapa buku sekaligus. Membaca The Mad Wife dan The Time of My Life di e-book serta Lotus Taxi dan There Are Rivers in The Sky untuk buku yang fisik.   

Untung yang The Time of My Life selesai juga tadi malam. Trus untuk yang Lotus Taxi aku baru sampai bab 2, dan bosan hahaha. 

Jadi, masih ada 2 buku nih yang harus aku selesaikan. Ngga apa-apa deh slow, yang penting enjoy dan mengerti intisari bukunya.

Kalau kamu, lagi baca buku apa aja? 

Thank you for reading!


Love,

Girl With An Attitude

Not a Nice Intro in August!

Hai!

Hehe, aku sengaja memilih judul "Not a Nice Intro in August", karena menurut aku di awal bulan Agustus ini ada beberapa hal yang membuat aku dar der dor alias bikin deg-degan dan panik. 

Yang pertama, sekitar minggu lalu tiba-tiba Mama aku mengalami gula darah rendah, bayangin aja cuma 27mg/dl. Dan sebenarnya itu udah sangat bahaya. Jujur aku benar-benar panik dan menyesal banget. Karena memang beberapa hari sebelumnya Mama sudah lemas dan ngantuk sekali. Aku pikir hanya tensi rendah, jadi aku berikan Sangobion penambah darah. Taunya Mama masih tetap lemas, huhu.

Pas Senin pagi, untung ada jadwal puskesmas yang rutin berkunjung ke rumah. Saat gula darah Mama dicek dan rendah banget, langsung Mama diberikan teh manis dan di sendokin sebanyak 12x sendok teh. Selain itu dikasih makan nasi dan beberapa asupan manis dan bergizi.  

Alhamdulillah gula darah Mama berangsur pulih dan normal kembali. Setelah kejadian itu langsung aku beli alat khusus untuk cek gula darah, huhuhu 😢

Nah, hal kedua adalah suamiku harus rawat inap 2 hari kemarin. Gara-garanya ada infeksi jamur di pencernaannya. Awalnya hanya diare biasa, jadi cukup minum oralit dan norit pun jadi. Lama-lama kok makin parah dan lemas, akhirnya Minggu malam kami ke UGD di RSPI Bintaro. Setelah diinfus selama 4 jam dan p*p nya diambil samplenya untuk di cek, ternyata suamiku fixed harus rawat inap. Karena harus diobati infeksi jamurnya. Ada-ada aja deh 😌. 

Dan yang sedihnya adalah, hari kedua suamiku dirawat, itu bertepatan dengan ulang tahun Mama. Akhirnya dari RS aku pulang dulu ke rumah untuk merayakan bersama Mama dan Mba aku. Sedih sekali kami hanya merayakan bertiga. Maaf ya Mama 😌.

Alhamdulillah tadi malam suamiku sudah pulang kembali ke rumah karena sudah sehat. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, kekuatan, diberkahi selalu, dilindungi selalu, sejahtera dan diberikan umur yang panjang. Terjadilah! Amin.. 

Bagi aku dengan adanya beberapa kejadian ini, mungkin artinya aku akan 'naik level' untuk menghadapi dan menjalani hidup ini yah, hehe. Intinya bersyukur aja semuanya telah terlewati pelan-pelan.

Thank you for reading!


Love,

Girl With An Attitude




Wednesday, August 5, 2026

Melihat ke Belakang, Kemudian ke Depan.


Mungkin Tuhan tidak bermaksud membuatmu sedih. Dan mungkin juga tidak bermaksud membuatmu berlinang air mata di kala sendiri. 

Maksud Tuhan adalah, agar kamu bisa melihat ke belakang sejenak. 

Berpikir. 

Bergumam. 

Bertanya. 

Kemudian beryukur. 

Iya, bersyukur.  

Karena Dia tau, setelah kamu melihat ke belakang,  pelan-pelan kamu akan melihat ke depan. Tanpa menunduk, tanpa takut, namun tersenyum. 

Dan yakin kalau semua akan baik-baik saja. 

Bahkan jauh lebih baik dari sebelumnya ❤


Love,

Girl With An Attitude

Monday, August 3, 2026

Isn't it Realistic?

Hai!

Aku mau menulis ini karena terinspirasi dari lagunya Olivia Rodrigo yang berjudul Pretty Isn't Pretty. Lagu ini sebenarnya bercerita tentang tekanan untuk memenuhi standar kecantikan yang tidak realistis dan bagaimana usaha untuk terlihat "cantik" justru bisa membuat seseorang merasa semakin tidak pernah cukup. 

Sebenarnya aku sudah pernah menulis postingan yang membahas mengenai kecantikan juga (baca di sini), tapi aku kepikiran mau menulis lagi, hehe.

Menurut aku, belakangan banyak sekali perempuan yang sudah semakin tidak realistis untuk berusaha terlihat cantik. Mereka rela menahan makan hanya supaya berat badan bisa turun. Operasi plastik untuk merubah bentuk hidung, pipi ataupun bibir. Bahkan membeli make up high-end agar saat digunakan akan terlihat cantik luar biasa. 

Ngga apa-apa juga sih menurut aku, karena itu semua kembali ke orangnya masing-masing. Cuma kalau aku pribadi, belum terpikirkan seperti itu. Call me naive, tapi menurut aku yang penting tuh sehat, bahagia dan baik hati ngga sih? Hehehe.

Kenapa banyak banget perempuan yang melakukan itu, karena standard cantik seseorang tuh semakin lama semakin tinggi. Selalu berubah sesuai jaman dan akhirnya 'memaksakan' perempuan untuk harus mengikutinya. 

Lagu Pretty Isn't Pretty sendiri mempunyai arti atau asumsi seperti ini :

  • Seseorang mencoba berbagai cara agar terlihat lebih menarik, seperti memakai banyak makeup, membatasi makan, hingga melakukan hal-hal yang tidak sehat.
  • Namun, setelah semua usaha itu, tetap muncul pikiran bahwa "masih ada yang salah" dengan diri sendiri.
  • Standar kecantikan terus berubah dan hampir mustahil dipenuhi, sehingga rasa insecure tidak pernah benar-benar hilang.
  • Lagu ini mengkritik budaya yang membuat orang, terutama perempuan, terus membandingkan diri dengan orang lain melalui media sosial, iklan, dan ekspektasi masyarakat
  • Intinya, kembali ke pribadi orang masing-masing. Ada yang memang mau mengikuti gaya seperti itu, tapi ada juga yang tidak perduli. Sungguh sangat ironis 😕

    "Sebanyak apa pun kamu berusaha menjadi cantik, kalau standar kecantikannya terus berubah dan rasa insecure tetap ada, kamu tidak akan pernah merasa benar-benar merasa cantik."

    Thank you for reading!


    Love,

    Girl With An Attitude