Tuesday, July 7, 2026

Cerita Lalu dan Kini.


Hai!

Hari Minggu kemarin, aku janjian ketemuan dengan Iie dan Chiara, dan kita semua membawa serta suami masing-masing. Iie dan Chiara ini merupakan sahabat aku sejak 20 tahuhan lalu (wow!). Ceritanya agak panjang nih haha, jadi Iie adalah sahabat aku sejak SMA, dan kita selalu satu kelas sampai lulus. 

Kita dulu punya gank cewe yang bernama WIRNISEN, dan terdiri dari 7 orang cewe yang mempunyai karakter berbeda. Long short story, saat kuliah aku ketemu dengan Chiara dan Tama (yang sekarang menjadi suami Iie). 

Kalau sama Chiara, nah dia itu sebenarnya senior aku dan kita hanya terpaut setahun. Tapi karena tongkrongan kita sama, trus teman-teman kita sama, dan kita masuk di WKM yang sama, yaudah deh kita jadi sahabatan. Begitu juga dengan Tama, yang bisa gue bilang udah kaya abang sendiri. Gila sih kalo sama dia kayanya kebusukan kita udah tau semua deh wkwkw.

Nah, karena Iie cukup sering dateng ke kampus gue (terutama nonton gue saat manggung), aku kenalin lah ke Chiara dan Tama. Terutama ke Tama yang saat itu sedang mencari pacar, hahaha. Alhamdulillah, Iie dan Tama pacaran, menikah dan sekarang sudah punya 3 orang anak. 

Chiara ini mempunyai suami yang dulunya satu band dengan suami ku. Dan mereka lah yang memperkenalkan aku ke suami, hehe.

Pokoknya hubungan kita tuh lucu deh 😀.

Iie dan Chiara dulu sangat sering nginep di rumah aku. Trus kita suka ngobrol-ngobrol sampai larut malam. Trus besok paginya sarapan mie goreng dan minum kopi Indocafe yang disiapin sama Mba aku. Huhu miss that moment a lot!

"Kita benar-benar pernah melihat satu sama lain patah hati, jatuh cinta, ngilang sebentar, dan bertumbuh sampai saat ini. Beruntung banget sih aku mempunyai mereka".

Monday, July 6, 2026

Sebuah Karya.

Hai!

Sekitar hari Jumat minggu yang lalu, aku dan suami mampir ke Sarinah setelah pulang kantor. Nah, ngga tau kenapa kok seperti ada hasrat "Aku harus ke Sarinah!" begitu menggebu. Akhirnya aku dan suami sepakat janjian ketemu di Sarinah sekitar jam 18.00 WIB. 

Saat aku sampai di sana dan melewati lobi, ternyata sedang ada beberapa booth yang pameran. Salah satunya booth penerbit Balai Pustaka, yang merupakan penerbit beberapa buku almarhum Papaku. Begitu aku melihat boothnya aku langsung mampir, dan buku yang pertama aku lihat terpampang adalah buku alm. Papa yang berjudul Titik Temu. Buku lama terbitan 1996, yang sudah jarang aku lihat di toko buku.

My Sunday Well Spent.

Hai!

Disclaimer dulu, ini postingan telat yah, hehe.. 

Jadi hari Minggu yang lalu, aku me time ke daerah Blok M. Karena memang udah ada 2 tempat yang sangat niat aku datangi. Yang pertama Soto Sabar, tempat makan yang sudah aku incar sejak pertama kali liat di Instagram. Jadi Soto Sabar ini konsepnya Soto Betawi yang kuahnya itu ada tambahan oat milknya. Which is menurut aku lebih sehat yaaa hahaha. 

Nah karena penasaran, jadi aku niat banget ke sana. Dan ternyata rasanya enak! Aku pesan Soto Betawi kuah oatmilk, Es Jeruk Kelapa dan Bolu Tape Es Krim sebagai dessert. Semua rasanya wow banget! Aku kasih nilai 9/10. 

Tempatnya cukup luas dengan cat tembok berwarna peach pink, lengkap dengan beberapa quotes gemas yang terdapat di tembok, kaca, meja dan toilet. Saat aku lagi foto-foto, justru salah satu pegawainya yang bilang ke aku "Mba, coba foto toiletnya juga. Lucu banget loh!". 😉

Thursday, June 25, 2026

On Books, Growing Up and Becoming

Hai!

Aku lagi senang banget, karena kemarin aku bisa bertemu, chat dan foto bareng dengan penulis buku Can I Talk To You? Yaitu Kania Annisa Anggiani, or we can call her Teh Kania.  

Sebenarnya aku follow dia udah cukup lama, kisaran tahun 2015 saat dia masih mempunyai home product yang bernama Chic & Darling. Selain itu aku selalu suka dengan konten dia di IG yang sering membahas mengenai parenting, books, kids dan terkadang dia juga suka frontal dalam mengomentari suatu hal yang kurang disuka. Which is I like, hahaha. Keren aja menurut aku kalau seorang perempuan bisa mempunyai sikap dan pendirian seperti itu.


💓💓💓

Nah sekitar tahun lalu, Kania menerbitkan sebuah buku berjudul Can I Talk To You? Yang sebenarnya ini merupakan buku dalam bentuk dialog bersama kedua anaknya. Pembicaraan yang dibahas cukup banyak dan random. Contohnya pembahasan mengenai kematian, bullying, gadgets and all stuff. Aku sendiri ngga pernah menyangka kalau Kania akan menerbitkan sebuah buku. 

Kemarin, aku hadir di acara "On Books, Growing Up and Becoming" yaitu book talk sekaligus membahas buku Can I Talk To You? Aku selalu suka dengan acara intim seperti ini.  Acaranya sendiri di support oleh Periplus Indonesia dan Baca Bareng - Silent Book Club.