Tuesday, February 5, 2013

Satu tahun



Tanggal 5 Februari tepat satu tahun yang lalu, untuk pertama kalinya saya berkenalan dengan Krishna. Perkenalannya bermula setelah saya, Chiara dan Jimy selesai pulang dari acara resepsi pernikahan teman kita (foto diatas adalah saat kita sedang berada di acara pernikahan). Awalnya tidak ada rencana sama sekali bahwa saya akan diperkenalkan oleh seorang cowok. Berhubung pada hari itu saya sedang tampak 'cakep' (menurut Jimy), maka munculah ide untuk memperkenalkan saya ke Krishna. "Vi, loe lagi cakep banget hari ini kata Jimy, trus dia mau kenalin temennya dia ke loe, mau ngga?". Well, "Boleh aja", kata saya saat itu. 

Selesai dari resepsi pernikahan, kita bertiga sepakat untuk mampir ke Andakar di Tebet, untuk makan steak. Plus, tempat ini memang sangat direkomendasikan Chiara. Sepanjang perjalanan, tidak henti-hentinya Jimy mempromosikan Krishna sang teman. Di bilang dia anak yang baik, murah hati, dan lain-lain.

Setelah kita bertiga selesai makan steak, sang cowok tak kunjung datang. Sampai akhirnya sekitar hampir 2 jam kita menunggu, datanglah seorang cowok berkacamata, memakai baju AC/DC, dengan celana pendek krem, sandal, rambut acak-acakan dan tergesa-gesa masuk menghampiri kita. Kesan pertama yang saya lihat adalah, "Nih cowo putih banget!". Lalu dia memperkenalkan dirinya yang bernama Krishna. Ternyata anaknya ramah, terbuka dan banyak bertanya. Plus banyak bercerita. Saking terbuka nya, dia sempat menceritakan bahwa dulu saat SMP sempat tidak naik kelas. Hokeeey..

Tidak lama setelah itu, kita pulang. Dan kita nebeng mobil Krishna sampai Citos. Selama perjalanan, terlihat bahwa dia cowok yang memang sangat tinggi passion bermusiknya. Dan saya suka itu.Saat ingin turun dari mobil, Jimy bilang "Vi, nanti tanggal 18 Februari, nonton Visco manggung di Marley dong" (Visco adalah proyek band nya Krishna diluar The Upstairs). Saya pun menjawab "Oh boleh". Lalu Krishna pun bilang "Iya Vi, nonton gue di Marley yah". Saya pun berkata, "Ok deh gampang, kabar-kabaran aja yah".

Setelah turun dari mobil, dan saya masuk ke dalam taxi, saya baru sadar bahwa saya sama sekali tidak bertukar nomor handphone ataupun pin BB dengan Krishna. Lalu?? Bagaimana kita bisa kabar-kabaran???
Hooo, ternyata ini semua memang taktik Chiara dan Jimy, agar saya datang tanggal 18 Februari untuk menonton Krishna. Agar bisa langsung tukeran kata mereka. Haha.

Setelah saya melihat Krishna manggung tanggal 18 Februari tersebut, pulangnya saya diantar oleh dia. Selama perjalanan itulah saya sadar bahwa banyak sekali kecocokan diantara kita berdua. Dan Krishna pun menawarkan untuk jalan bareng minggu depannya. Setelah kencan pertama, kedua, ketiga dan seterusnya, pada tanggal 10 Maret 2013, di Upper Room, Hotel Niko, Krishna menyatakan cintanya kepada saya. Kita saling menyayangi dan benar-benar merasa cocok satu sama lain.

Sejak itu, sampai sekarang, Krishna menjadi pacar tersayang saya. Dia menjadi lelaki yang sangat istimewa di hati dan mata saya. Insyaallah saya tidak mau yang lain. Saya merasa dia sudah menjadi belahan jiwa saya. Mungkin kita memang baru setahun berkenalan, mungkin masih terlalu cepat untuk mengatakan bahwa dia adalah pasangan jiwa saya. Tapi memang itu adanya. Dia adalah lelaki yang sangat mengerti keanehan saya. Dia memandang saya apa adanya. Karena diapun merupakan lelaki yang sangat apa adanya, dan mempunya cinta yang begitu besar terhadap saya. Jika saya ditanya, saya pun merasakan hal yang demikian. Saya sayang dan cinta dengan Krishna. Dari mulai kita dekat, sekarang dan seterusnya. :)

No comments: